GRESIK — Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gresik kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional. Nia Fajarina, peserta didik kelas XII-5, resmi terpilih dan dikukuhkan sebagai Student Ambassador dalam ajang OLFACTION ITS 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Sabtu (01/08/2026).
Ajang OLFACTION ITS merupakan kompetisi dan kampanye sains data serta statistika terapan tingkat nasional yang bertujuan membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengolahan data di era digital. Sebagai Student Ambassador, Nia mengemban peran strategis sebagai figur inspiratif yang bertugas mengedukasi kawan sebaya mengenai pentingnya literasi data, kemampuan berpikir analitis, serta pemanfaatan ilmu statistika terapan dalam memecahkan berbagai permasalahan sains dan sosial.
Kepala MAN 2 Gresik, Drs. H. Samari, M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih oleh anak didiknya. Menurutnya, peran sebagai duta pelajar memerlukan keseimbangan antara pemahaman akademis yang mumpuni serta keterampilan komunikasi publik yang efektif.
"Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk Ananda Nia Fajarina. Terpilih menjadi Student Ambassador di ajang OLFACTION ITS merupakan capaian yang sangat membanggakan. Peran ambassador tidak hanya menuntut penguasaan materi dan wawasan ilmiah, tetapi juga kepemimpinan, kecakapan berkomunikasi, serta kemampuan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar. Semoga amanah ini semakin mengasah potensi diri Ananda sekaligus memotivasi seluruh siswa madrasah untuk terus berkembang," ujar Samari.
Keberhasilan ini selaras dengan upaya penguatan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta nalar kritis yang terus didorong oleh Kementerian Agama di lingkungan madrasah. Melalui keikutsertaan aktif para siswa dalam ajang ilmiah berskala nasional, MAN 2 Gresik mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi peserta didik yang analitis, berbasis data, dan berdaya saing tinggi.
Dengan penganugerahan ini, Nia Fajarina diharapkan mampu menjadi jembatan informasi antara dunia akademis perguruan tinggi dengan para pelajar tingkat menengah, sekaligus memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul di bidang sains dan teknologi.