Gresik, 9 September 2023 - Aisya Ni'matur Rahman, seorang siswi kelas XII IPA 5 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gresik, meraih prestasi gemilang dengan menerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini memungkinkan Aisya untuk mengejar gelar S1 di luar negeri, khususnya di Auckland University of Technology, New Zealand, dengan jurusan Biomedical Sciences.
Penerimaan beasiswa BIB merupakan pengakuan luar biasa atas prestasi akademik dan potensi kepemimpinan Aisya. Program BIB sendiri dikenal sebagai salah satu inisiatif unggulan pemerintah Indonesia untuk mendukung generasi muda dalam mengejar pendidikan tinggi di luar negeri.
Auckland University of Technology (AUT) di Selandia Baru adalah universitas ternama dengan reputasi yang kuat dalam bidang ilmu biomedis. Aisya akan bergabung dalam program studi Biomedical Sciences yang sangat dihormati, memberinya kesempatan untuk mendalami penelitian dan ilmu pengetahuan dalam konteks global.
Kepala MAN 2 Gresik, Bapak Drs. H. Samari, MM., mengatakan, "Kami sangat bangga dengan pencapaian Aisya. Ini adalah prestasi yang menginspirasi bagi seluruh siswa di MAN 2 Gresik. Semoga Aisya terus mengejar impian akademiknya dengan semangat dan tekad yang sama di universitas yang bergengsi di Selandia Baru."
Aisya sendiri telah lama bermimpi untuk mengejar pendidikan tinggi di luar negeri dan meraih gelar dalam bidang biomedis. Dengan beasiswa ini, impian tersebut akan menjadi kenyataan. "Saya merasa sangat beruntung dan bersyukur atas beasiswa ini. Saya berjanji akan bekerja keras dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," ujar Aisya.
Penerimaan Aisya Ni'matur Rahman dalam Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) adalah bukti nyata bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan, siswa-siswa Indonesia dapat meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. Semoga keberhasilan Aisya menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mengikuti jejak yang sama dalam mengejar pendidikan tinggi di luar negeri. (Humas/rdp)